Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya

SECUIL KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW

Kisah hijrah Nabi Muhammad SAW tidaklah cukup ditulis dalam satu halaman bahkan satu buku sekalipun. Demikian juga ketika diceritakan, tak cukup satu jam bahkan satu hari sekalipun. Hal itu dikarenakan setiap detik menyimpan banyak hal diungkapkan.

SECUIL KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW

Surabaya, 22 September 2021

Rabu siang ini, guru kita Syaikh Said Ali Barahma kembali menceritakan secuil kisah hijrah Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW telah mendapatkan wahyu agar beliau berhijrah ke Madinah. Allah SWT mengabarkan rencana jahat orang-orang kafir Quraisy terhadap Nabi Muhammad SAW. Dalam surah Al Anfal 30, Allah SWT mengungkap peristiwa tersebut. Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu (Muhammad) untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya. Maka Allah mengijinkan Nabi Muhammad SAW untuk hijrah ke Madinah. Beliau berhijrah tidaklah sendiri. Maka dipilihlah Abu Bakar RA sebagai teman hirah. Dari sinilah dimulai perjalanan agung Sang Rosul SAW yaitu hijrah.

Aisyah menceritakan bagaimana awal keberangkatan Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar RA. Berdasar jawaban Jibril AS, maka Nabi Muhammad SAW  pergi mengunjungi Abu Bakar RA. Dalam keseharian, memang Nabi Muhammad SAW sering berkunjung ke rumah Abu Bakar RA. Namun kali ini beliau datangtidak seperti biasa. Ketika itu Nabi Muhammad SAW datang ketika waktu zawal dimana waktu tersebut cuaca sangat panas. Beliau memilih waktu etrsebut

dikarenakan pada saat tersebut kebanyakan orang orang sedang beristirahat di dalam rumah.

Di saat itu, yang melihat kehadiran Nabi Muhammad SAW adalah Asma’ putri Abu Bakar RA. Nabi Muhammad SAW datang dengan menutup kepala agar tak dikenali oleh orang orang sekitar.

Nabi Muhammad SAW pun menemui Abu Bakar RA dan memastikan bahwa tempat tersebut sudah aman untuk menyampaikan sebuah hal yang sangat penting. Maka Nabi Muhammad SAW memberitakan bahwa beliau sudah mendapat ijin dari Allah untuk berhijrah. Abu Bakar RA meminta agar beliau dijadikan teman untuk berhijrah. Nabi menjawab bahwa memang Abu Bakarlah yang dipilih menjadi teman hijrah beliau. Dengan keputusan itu maka Abu Bakar RA menangis karena bahagia.

Selanjutnya Abu Bakar berkata kepada Nabi Muhammad SAW bahwa beliau sudah siapkan dua onta. Lalu Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa beliau akan mengganti harga onta tersebut. Mengapa demikian? Sebab Abu Bakar sudah habis habisan berjuang unttuk Islam. Aku ingin hijrahku ini dengan harta dan jiwaku sendiri, begitu kata Nabi Muhammad SAW. Singkat cerita, mulailah Nabi Muhammad SAW  dan Abu Bakar memulai perjalanan hijrah. Untuk bisa menemukan jalur yang aman maka dimintalah Abdullah bin Uraiqith menjadi penunjuk jalan karena dia sangat paham peta geografis menuju Madinah.