Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya

PENGALAMAN MAMA IYYAKA MENGAJAR TK

Tak hanya terampil menjelaskan, Mama Iyyaka juga terampil bertanya kepada anak anak. Anak anak pun ditanya “Coba sebutkan, nama pahlawan yang kalian ketahui?”. Anak anak kompak menjawab “Bung Tomo…”.

PENGALAMAN MAMA IYYAKA MENGAJAR TK

Moment Hari Pahlawan, 10 November 2021, adalah moment bersejarah bagi bangsa Indonesia khususnya warga Kota Pahlawan, Surabaya. Hal itu juga dirasakan oleh salah satu arek Suroboyo yaitu Ibu Citra Puspita Dini. Bagaimana tidak menjadi hari bersejarah, Ibu Citra Puspita Dini yang tidak lain adalah saah satu orang tua siswa KBTK Al Hikmah didaulat sekolah untuk mengajar teman teman putranya yang sedang duduk di bangku B2 TK Al Hikmah Surabaya.

Ibu Citra Puspita Dini adalah orang tua dari ananda Iyyaka Nabudu Waiyyaka Nasatain siswa KBTK Al Hikmah Surabaya kelas B2. Ibu Citra Puspita Dini atau Mama Iyyaka mendapatkan kesempatan tampil menjadi orang tua pengajar pada peringatan Hari Pahlawan KBTK Al Hikmah Surabaya dengan tema “Ayah Bunda Pahlawanku”. Meskipun dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom, Mama Iyyaka mampu tampil luar biasa di hadapan siswa, orang tua juga guru KBTK Al Hikmah Surabaya. Dengan persiapan materi yang cukup matang, Mama Iyyaka yang tampil dengan busana khas Hari Pahlawan, mampu menjadi guru sehari yang mendapat perhatian dari para siswa.

Layaknya seorang guru, Mama Iyyaka mengawali aktivitas mengajarnya dengan menyapa anak anak kelas B2 salam, memperkenalkan diri dan memberi apersepsi. “Anak anak… Hari apa sekarang? Tanggal berapa sekarang? Kita memperingat hari bersejarah apa?”, begitu sapaan awal Mama Iyyaka di ruang Zoom. Tentu saja anak anak yang saat itu mengenakan pakaian bernuansa pahlawan kompak menjawab “Hari Pahlawan…”

Kesempatan mengajar dengan durasi selama 30 menit tersebut menjadi pembelajaran daring yang penuh makna, baik bagi anak anak maupun orang tua khususnya Mama Iyyaka selaku guru sehari. Mama Iyyaka yang tampil layaknya seorang guru mampu menjelaskan materi pahlawan dengan bahasa yang mudah dipahami anak anak.

Mama iyyaka menjelaskan dan menceritakan kepada anak anak bahwa pahlawan adalah semua orang yang berjasa, pemberani, rela berkorban dan

membela kebenaran. Pahlawan pada zaman perjuangan kemerdekaan adalah mereka yang berjuang melawan penjajah. Pada masa sekarang, zaman Indonesia sudah merdeka, pahlawan juga ada di rumah yaitu ayah dan bunda. Di sekolah, para pahlawan adalah para guru.

Tak hanya terampil menjelaskan, Mama Iyyaka juga terampil bertanya kepada anak anak. Anak anak pun ditanya “Coba sebutkan, nama pahlawan yang kalian ketahui?”. Anak anak kompak menjawab “Bung Tomo…”. Tentu saja tepuk tangan untuk jawaban tersebut. Demikian juga ketika Mama Iyyaka bertanya tentang pahlawan Islam. Anak anak juga menjawab dengan menyebutkan nama beberapa orang nabi dan rosul. Maka Mama Iyyaka mengajak anak menyebut dan menghafal nama 25 nabi dan rosul dengan lagu yang selama ini diajarkan di sekolah. Alhamdulillah, anak anak pun mampu.   

Ketrampilan Mama Iyyaka dalam menjelaskan materi teruji dengan adanya stimulus dari anak anak untuk bertanya tentang pahlawan. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah, apakah ayah dan bunda yang saat ini sedang bekerja juga disebut pahlawan. Mama Iyyaka pun menjawab dalam bahasa anak anak, bahwa ayah bunda adalah juga pahlawan. Bahwa siapapun yang berjuang untuk kebaikan adalah seorang pahlawan.

Pengalaman menjadi guru sehari yang dirasakan oleh Mama Iyyaka menjadi pengalaman yang sangat berharga dan sarat makna. Mama Iyyaka merasa senang bisa mengajar dan berbagi kepada para orang tua dan juga teman teman Iyyaka di KBTK Al Hikmah Surabaya. Bagi Mama Iyyaka, KBTK Al Hikmah Surabaya bukan hanya tempat belajar bagi Iyyaka, tetapi juga menjadi sekolah bagi para orang tua dalam turut mendidik putra putri solih solihah, generasi berbudi dan berprestasi. Sangat tepat bagi Mama Iyyaka menjadikan Al Hikmah Surabaya sebagai sekolah pilihan pada untuk Iyyaka. Saat ini Iyyaka sudah terdaftar dan bahkan sudah menjalani observasi untuk masuk ke SD Al Hikmah Surabaya. Semoga sukses Iyyaka Nabudu Waiyyaka Nasatain. Aamiin.