Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya

BINGKISAN LEBARAN

Menurut dr. Gerryd, sebelum memulai kegiatan pengumpulan dana tersebut dilakukan analisa SWOT (Strength, Weaknesses, Oppotunity, Threat).

BINGKISAN LEBARAN

BINGLEB

Oleh Hernawati Kusumaningrum

Entah siapa yang kali pertama mempopulerkan istilah Bingleb ini. Bagi Anda yang belum tahu, Bingleb adalah akronim dari Bingkisan Lebaran. Kalau YLPI Al Hikmah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para guru dan karyawannya, komite sekolah menambahkannya dengan Bingleb. Komite sekolah ini membuka pintu kebaikan bagi 2816 wali murid Al Hikmah untuk memberikan kebahagiaan tersendiri kepada kami--guru dan karyawan-- menjelang Idul Fitri 1442 H ini.

Perlu diketahui, Komite sekolah yang dikomandani oleh dr. Doni Hendrasto ini termasuk sangat concern pada sekolah. Sangat aktif dalam menjalankan perannya sebagai partner dakwah yayasan. Tidak hanya urusan Bingleb saja melainkan banyak hal lainnya. Di masa pandemi ini, kontribusinya sangat luar biasa. Berkolaborasi dengan sekolah untuk kesuksesan pembelajaran online, men-support guru dan karyawan terdampak Covid-19, mensuplai vitamin, memberikan dukungan psikologis, mengedukasi komunitas Al Hikmah terkait vaksin untuk menyebut beberapa. Yang terbaru adalah persiapan pembelajaran tatap muka.

Kami mengikuti laporan komite sekolah terkait Bingleb ini hari Jumat, 7 Mei 2021. Sangat menarik karena laporan komite tersebut dikemas dalam bentuk talk show yang ringan dan renyah. Adalah Ustad Gatot Sulanjono selaku Kepala SDM YLPI Al Hikmah yang menggagasnya. Laporan disampaikan oleh dr. Gerryd Dina selaku sekretaris komite sekolah.

Menurut dr. Gerryd, sebelum memulai kegiatan pengumpulan dana tersebut dilakukan analisa SWOT (Strength, Weaknesses, Oppotunity, Threat). Kuatnya komitmen pengurus, maksimalnya support yayasan, solidnya tim sekretariat, dan kooperatifnya pimpinan sekolah merupakan kekuatan tersendiri. Kelemahannya ada pada komunikasi online, jam aktif yang tidak sama, dan kesibukan individu. Namun, peluang terbuka luas seperti wali murid yang peduli dan perhatian pada guru dan karyawan, koordinator kelas yang extraordinary, luar biasa semangat dan siap membantu dengan sekuat tenaga. Sementara itu, ancamannya hanya pada situasi pandemi yang belum berakhir.

SWOT ini dilakukan sebagai stategi dalam mewujudkan misi yang diembannya. Untuk memudahkan jalan, komite bekerja sama dengan koordinator kelas (Korlas), harapannya korlas ini aktif. Sementara dari segi jumlah, komite berharap wali murid yang berpartisipasi lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, dan nilai nominal partisipasinya lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dari rapat yang dilakukan tanggal 9 April 2021 itu terbentuklah 160 panita yang terdiri dari 27 pengurus komite dan 133 koordinator kelas dengan sasaran pemberian

Bingleb kepada 650 orang. Terdiri dari 386 guru, 96 tenaga non fungsional, 78 tenaga teknis, dan 90 bina lingkungan. Yang dimaksud dengan bina lingkungan adalah masyarakat sekitar seperti penjaga perlintasan kereta api Ketintang, satpam lingkungan Gayungsari, pengasuh tempat penitipan anak untuk guru Al Hikmah, marbot masjid Al Hikmah, pekerja proyek Al Hikmah, dan pekerja workshop Al Hikmah. Selain itu, Bingleb juga diberikan kepada para guru ekstrakurikuler.

Dalam waktu yang relatif singkat—16 April sampai 6 Mei 2021, komite mampu mengumpulkan dana sebesar 850 juta rupiah. Nominal yang diserahkan secara simbolis tersebut masih merambat naik hingga menjadi 940 juta rupiah di hari Jum'at kemarin saat dilaporkan. Sebuah nominal yang fantastik!

Tentu dibutuhkan kerja keras yang luar biasa dari semua panitia yang terlibat. Menurut dr. Gerryd, tren Bingleb di Al Hikmah sendiri cenderung naik dari tahun ke tahun. Baik jumlah nominalnya maupun jumlah partisipannya. Demikian juga dengan perolehan tahun ini. Melonjak dari tahun-tahun sebelumnya dan jumlah partisipasi murid di atas 50% di setiap kelasnya.

Artinya apa? Kepercayaan wali murid terhadap layanan Al Hikmah tetap tinggi. Meskipun selama setahun tidak bersemuka, pembelajaran hanya sebatas layar tetapi kepedulian wali murid kepada guru dan karyawan tidaklah pudar.

“Bahkan ada beberapa wali murid yang mentransfer dana sampai 8 digit. Ini membuat panitia senang sekaligus kaget. Mungkinkah kelebihan angka nol?” cerita bu Gerryd. Setelah dikonfirmasi ternyata memang benar. Bukan kelebihan angka nol. Masya Allah.Tabarakallah.

“Ada juga yang meminta maaf karena transfernya sedikit, transfernya terlambat. Ada juga Korlas yang meminta maaf dan merasa bersalah karena partisipasi wali murid di kelasnya termasuk rendah, “ lanjut Bu Gerryd dengan mata berkaca-kaca.

Beliau terharu terhadap loyalitas wali murid Al Hikmah yang tinggi. Meskipun di masa pandemi tak surut berbagi.

Ternyata banyak cerita di balik Bingleb ini. Tentang cinta, tekad yang kuat, kerja keras, kerja cerdas, loyalitas, dan yang tak kalah pentingnya: kolaborasi untuk meraih ridlo Ilahi.

Terima kasih kepada semua wali murid Al Hikmah yang telah berbagi, Komite Sekolah Al Hikmah yang telah berlelah-lelah menjadi jembatan kebaikan. Tak lupa, terima kasih kami haturkan juga kepada Bapak-Bapak Pengurus YLPI Al Hikmah yang telah berkenan memberi THR 1442 H kepada kami. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan hidup, kebahagiaan dan kesuksesan dunia akhirat.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Sidoarjo, 9 Mei 2021